Pendidikan dan Pelatihan Kerja di BMS

  • 12 Juli 2016
  • Dibaca: 210 Pengunjung
Pendidikan dan Pelatihan Kerja di BMS

Menyikapi tingginya angka pengangguran yang berdampak terhadap kemiskinan, kebodohan kriminalitas serta masalah sosial lainnya,  Dinas Sosial, Tenaga kerja dan transmigrasi bekerja sama dengan LPK BAHAMAS MARITIME SCHOOL,LPK NILA, dan LPK BALI MARS,  menggelar kegiatan  Pendidikan dan Pelatihan Ketrampilan Bahasa Inggris di Bidang Perhotelan, Tata Cukur Rambut, dan Spa. Kegiatan yang bertempat di salah satu ruang kelas Kampus BMS (Bahamas Maritme School), Selasa (12/7, menghadirkan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang sekaligus membuka pendidikan dan pelatihan kerja tersebut didampingi Kadis Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Ida Bagus Anom Adnyana, Direktur BMS (Bahamas Maritime School) I Made Wijaya dan Ketua Yayasan BMS Luh Komang Ari Ayu Ningrum .

Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ida Bagus Anom Adnyana melaporkan, dalam pendidikan dan pelatihan ketrampilan diikuti sebanyak 35 orang dan  ada 3 (tiga) program yang diberikan pelatihan yakni, program pertama Pelatihan Bahasa Inggris di Bidang Perhotelan dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang dengan waktu pelaksanaan 30 hari dari tanggal 12 Juli sampai 10 Agustus 2016 bekerjasama dengan LPK BMS. Program kedua yaitu pelatihan Tata Cukur Rambut/ Tukang Cukur, dengan jumlah peserta pelatihan 10 orang serta waktu pelaksanaan selama 10 hari, dimulai dari tanggal 12 sampai 21 Juli 2016 yang bekerjasama dengan LPK NILA. Dan program yangterakhir adalah program Spa. Jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 10 orang dan waktu pelaksanaan selama 10 hari dari tanggal 12 sampai 21 Juli 2016 dan bekerjasama dengan LPK BALI MARS. Semua anggaran kegiatan pendidikan dan pelatihan ketrampilan bagi para pencari kerja bersumber dari APBD Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Klungkung tahun 2016 sebesar Rp.107.765.000.

Bupati Suwirta dalam sambutannya, sangat berterima kasih atas kerjasama yang terjalin antara Pihak swasta dengan pemerintah, karena dalam pengentasan masalah kemiskinan, dan pengangguran tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata, ini tidak terlepas dari peran masyarakat dan pihak swasta yang juga harus saling mendukung satu sama lain.

Seiring perkembangan pariwisata yang semakin pesat seperti sekarang ini, kualitas SDM  merupakan factor utama dari kemajuan pariwisata di suatu daerah. Sehingga pelatihan kerja adalah alternatif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk bersaing dengan SDM luar yang berdatangan ke Kabupaten Klungkung. Berdasarkan rumusan di atas peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan muara dari peningkatan daya saing, dan kualitas hidup, dan ini harus dilakukan secara berkesinambungan sehingga masalah kemiskinan dan pengangguran diharapkan bisa teratasi.

  • 12 Juli 2016
  • Dibaca: 210 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita