Lakip Tahun 2014

  • Dibaca: 798 Pengunjung

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.  LATAR BELAKANG

            Bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 20 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dengan menggunakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), yang dituangkan dalam bentuk pelaporan kinerja tahunan sebagai media akuntabilitas dan pertanggung jawaban setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Jumlah pegawai yang ada pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Klungkung pada akhir tahun 2014terdata sebanyak 38orang PNS , dengan komposisi Golongan IV sebanyak 6orang ; Golongan III sebangak 26orang ; Golongan II sebanyak 5orang dan Golongan Isebanyak1 orangditambah 5 orang tenaga kontrak dan 1 orang tenaga honor daerah.Kondisi demografis pada tahun 2014 Kabupaten Klungkung memiliki Jumlah penduduk berdasarkan hasil registrasi Kabupaten Klungkung Tahun 2011berjumlah 186.488jiwa dengan komposisi menurut jenis kelamin penduduk Laki-laki 91.623jiwa dan Perempuan 94.865  jiwa dan luas wilayah seluas 315 km²terdiri dari daratan seluas 11.216 Hadan kepulauan seluas 20.284 Ha. Wilayah Klungkung secara administrasi terdiri atas 4 Kecamatan dengan sebaran penduduk per Kecamatan Klungkung 57.614jiwa , Banjarangkan 39.463jiwa, Dawan 40.851jiwa, dan Nusa Penida 48.560jiwa.

Lingkungan yang berpengaruh bagi pembangunan di bidang Kesejahteraan Sosial,  Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian antara lain adalah sebagai berikut:

1.   Adanya peringatan Hari Pahlawan untuk Kesetiakawanan Sosial.

 Peningkatan pengembangan wawasan kebangsaan melalui penanaman nilai kepahlawanan keperintisan, dan kesetiakawanan sosial kepada semua unsur dengan mengoptimalkan peran serta aktif masyarakat, melalui  peringatan hari pahlawan selain sebagai upacara kenegaraan seremonial diharapkan dapat menumbuh kembangkan kesetiakawanan sosial nasional yang pada akhirnya terjalin kemitraan dengan dunia usaha dan masyarakat.

 

2.   Adanya Penyandang Masalah Kesejaheraan Sosial “PMKS”.

Pada hakikatnya pembangunan bidang kesejahteraan sosial merupakan upaya untuk melaksanakan bahagia dari pembangunan nasional, sehingga tidak seorangpun ada yang terpinggirkan “Marginal” dalam proses pembangunan. Namun demikian masih ada sekelompok orang atau warga masyarakat yang kurang beruntung dan belum mampu berpartisipasi dalam pembangunan, walaupun mereka mempunyai potensi yang cukup besar mereka ini adalah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial “PMKS”.

3.   Masih adanya penyandang cacat “Paca” dan penyakit kejiwaan.

Salah satu masalah kesejahteraan sosial yang paling berpengaruh terhadap timbulnya masalah-masalah kesejahteraan sosial lainnya adalah masalah kemiskinan yang akan sangat berdampak buruk juga terhadap kesehatan jiwa masyarakat.

4.   Adanya potensi daerah rawan terkena musibah bencana alam.

Perlindungandan jaminan sosialtermasuk antisipasi terjadinya bencana alamyang ada di Kabupaten Klungkung, terutama di wilayah Kecamatan Nusa Penida yang terdiri dari 3 (tiga) kepulauan : Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan.Potensi rawan bencana disalah satu pulau yaitu Pulau Nusa Penida,masih berpotensi sebagai daerah rawan terkena musibah bencana alam terutama adalah kekeringan karena topografi daerahnya yang terdiri dari batu kapur dan karang serta curah hujan yang kurang. 

5.   Belum optimalnya pelaku usaha dalam pemberdayaan ketenagakerjaan.

5.Hubungan industrial antara pengusaha dan pekerja sebagian besar masih bersifat informal, perlu terus dikembangkan pola pembinaan yang menyangkut hak dan kewajiban para pihak, pengembangan upaya-upaya perlindungan dan pengawasan ketenagakerjaan antara lain : sosialisasi hubungan industrial, wajib lapor ketenagakerjaan “WLK”, kepesertaan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja “Jamsostek”, pengawasan dan pelayanan perpanjangan Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing “IMTA”, penerapan UMK yang belum sesuai dengan UMK Kabupaten

6.   Perluasan dan kesempatankerjabaru masih sangat terbatas.

6.Bahwasebagaian besar masyarakat menggantungkan usahanya dibidang pariwisata,pengembangan pelatihan dan produktifitas bagi calon tenaga kerja, penerapan pola padat karya ekonomi produktif, pengembangan informasi ketenagakerjaan melalui bursa ketenagakerjaan dan pelayanan kartu kuning,untuk mengantisipasi kesempatan kerja dan lowongan pekerjaan yang masih sangat terbatas sementara pertumbuhan angkatan kerja terus bertambah seiring dengan laju pertumbuhan penduduk.

7.   Kondisi geografis dan kemampuan pengembangan kesejahteraan keluarga melalui transmigrasi.

Wilayah Kabupaten Klungkung terdiri dari 4 bagian, yaitu daratan dan 3 kepulauan : Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan,  salah satu pulau yaitu Pulau Nusa Penida masih berpotensi sebagian besardaerahnya yang terdiri dari batu kapur dan karang serta curah hujan yang kurang, sehingga kurang produktif, sedangkan kemauan dan kemampuan sebagian besar warganya untuk merubah nasib dengan bertransmigrasi yang diwujudkan melalui animo masyarakat untuk bertransmigrasi minatnya masih sangat tinggi, untuk mencapai kesejeahteraan keluarga yang diharapkan.

 

B. STRUKTUR

Struktur organisasi Dinas Sosial, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Klungkung dapat kami sampaikan pada lampiran 1 terlampir.

 

C. TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Kepala Dinas mempunyai tugas:

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   merumuskan sasaran program pemberdayaan, rehabilitasi dan bantuan sosial, tenaga kerja dan transmigrasi;

ï‚·   merumuskan kebijakan operasional di bidang sosial, tenaga kerja dan transmigrasi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   membagi tugas kepada sekretaris, para kepala bidang, kepala sub bagian dan kepala seksi agar tugas-tugas terbagi habis dan berjalan lancar;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengkoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi sertamencari alternatif pemecahannya ;

ï‚·   mengevaluasi hasil kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya sesuai dengan perintah atasan ;

ï‚·   melaporkan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

 

 Sekretaris Dinasmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan kesekretariatan dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   menyelenggarakan urusan umum, perencanaan, keuangan, dan kepegawaian;

ï‚·   memimpin para kepala sub bagian agar dapat menyelenggarakan tugasnya masing-masing sesuai dengan rencana kerja yang telah di tetapkan;

ï‚·   membagi tugas kepada kepala sub bagian agar tugas-tugas terbagi habis dan berjalan lancar;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengkoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   melaksanakan pemantauan, pengawasan dan penilaian terhadap keseluruhan kegiatan kesekretariatan dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku  ;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya sesuai dengan perintah atasan;

ï‚·   melaporkan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

Sub Bagian Umum dan Kepegawaianmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana dan langkah-langkah kegiatan di sub.bagian umum dan kepegawaian berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan tahunan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan administrasi umum berupa penomoran,pengarsipan dan pengiriman surat-surat masuk maupun surat-surat keluar;

ï‚·   melaksanakan kegiatan administrasi kepegawaian berupa pembuatan dp3, cuti, mempersiapkan usul-usulan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala dan lain-lain yang berhubungan dengan hak-hak pegawai;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan sub bagian umum dan kepegawaianserta mengupayakan alternatif pemecahannya ;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan ;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

Sub Bagian Penyusunan programmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana dan langkah-langkah kegiatan di sub.bagian penyusunan program berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan tahunan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data kegiatan sehingga menjadi informasi untuk perencanaan dan penyusunan program kerja;

ï‚·   menyusun program kegiatan dan operasional pada dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan sub bagian penyusunan programserta mengupayakan alternatif pemecahannya ;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan ;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

 

Sub Bagian Keuanganmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana dan langkah-langkah kegiatan di sub.bagian keuangan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan tahunan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   membayar gaji dan insentif pegawai sesuai haknya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   memotong dan menyetorkan tagihan dari pegawai untuk rekanan;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan sub bagian keuanganserta mengupayakan alternatif pemecahannya ;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan ;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

Bidang Pemberdayaan Sosialmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di bidang pemberdayaan sosial berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   merumuskan program operasional bidang pemberdayaan sosial;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di bidang pemberdayaan sosial;

ï‚·   membagi tugas kepada para kepala seksisesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan bidang pemberdayaan sosialserta mengupayakan alternatif pemecahannya ;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

Seksi Pemberdayaan Peran Keluargamempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi pemberdayaan peran keluarga berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan operasional seksi pemberdayaan peran keluarga;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi pemberdayaan peran keluarga;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi pemberdayaan peran keluarga serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

Seksi Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosialmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan hari pahlawan, pembinaan kepada para keluarga pejuang dan veteran;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

 

Seksi Kelembagaan Sosialmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi kelembagaan sosial berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan pembinaan karang taruna, petugas sosial masyarakat (PSM) dan kelompok usaha bersama (KUBE);

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi kelembagaan sosial;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi kelembagaan sosial serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

Bidang Pelayanan Rehabilitasi dan Bantuan Sosialmempunyai  

tugas :

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di bidang pelayanan rehabilitasi dan bantuan sosial berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   merumuskan program dalam layanan anak balita dan pengangkatan anak, pelayanan sosial anak terlantar perlindungan dan advokasi sosial anak sekala kabupaten;

ï‚·   menyusun program operasional bidang pelayanan rehabilitasi dan bantuan sosial;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di bidang pelayanan rehabilitasi dan bantuan sosial;

ï‚·   melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar terjalin kerjasama yang baik saling mendukung dalam upaya pembinaan, pembangunan, pengendalian usaha-usaha kesejahteraan sosial dibidang pelayanan penyandang cacat, pelayanan anak nakal, narkotika spikhotropika dan zat adiktif ( NAPZA ), pelayanan tuna sosial meliputi gelandangan, pengemis, tuna susila, eks nara pidana, HIV/AIDS dan waria dan orang terlantar;

ï‚·   memberikan bimbingan teknis orientasi, observasi, sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bencana serta mengoordinasikan dengan instansi terkait dalam upaya penanganan bencana;

ï‚·   membagi tugas kepada para kepala seksisesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan bidang pelayanan rehabilitasi dan bantuan sosial serta mengupayakan alternatif pemecahannya ;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacatmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi pelayanan dan rehabilitasi sosial penyandang cacat berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatanpelayanan dan rehabilitasi sosial penyandang cacat;

ï‚·   menyiapkan bahan pemberian bimbingan teknis pelayanan dan rehabilitasi sosial penyandang cacat baik dalam panti maupun luar panti;

ï‚·   memberikan bimbingan teknis guna meningkatnya pelayanan bagi penyandang cacat tubuh dan penyandang cacat bekas penyakit kronis;

ï‚·   melaksanakan program pelayanan dalam motivasi penyandang cacat, keluarga dan masyarakat untuk memberikan kesempatan yang sama seperti manusia normal lainnya;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi pelayanan dan rehabilitasi sosial penyandang cacat serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

Seksi Rehabilitasi Tuna Sosialmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi rehabilitasi tuna sosial berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan bimbingan teknis pelayanan dan  rehabilitasi tuna sosial;

ï‚·   melaksanakan program pelayanan dalam rangka motivasi penyandang tuna sosial antara lain gelandangan dan pengemis, tuna sosial, bekas warga lembaga permasyarakatan, HIV/AIDS, korban penyalahgunaan narkotika, psikhotropika dan zat adiktif ( NAPZA ), anak/orang terlantar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi rehabilitasi tuna sosial serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

 

 

                      Seksi Bantuan dan Jaminan Sosialmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi bantuan dan jaminan sosial berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan bantuan dan jaminan sosial melalui jaminan kesehatan bali mandara ( JKBM );

ï‚·   menyiapkan bahan pemberian bimbingan teknis pelayanan bantuan dan jaminan sosial;

ï‚·   memberikan bimbingan teknis guna meningkatkan pelayanan bagi pelaksanaan kebijakan teknis asuransi kesehatan sosial ( ASKESSOS ) bantuan sosial korban tindak kekerasan, bantuan sosial korban migran sesuai pedoman dan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   memberikan bimbingan teknis orientasi, observasi, sosialisasi pencegahan dan penanggunglangan bencana serta mengoordinasikan dengan instansi terkait dalam upaya penanganan bencana melalui taruna siaga bencana ( TAGANA )

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi bantuan dan jaminan sosial serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerjamempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di bidang hubungan industrial dan pengawasan tenaga kerja berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   merumuskan program operasional bidang hubungan industrial dan pengawasan tenaga kerja;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di bidang hubungan industrial dan pengawasan tenaga kerja;

ï‚·   melaksanakan pendataan tenaga kerja dan pengusaha melalui kerja sama dengan APINDO dan SPSI, memperluas kesempatan kerja dengan pengupahan tenaga kerja melalui penyerapan tenaga kerja pola padat karya, serta fasilitasi perpanjangan ijin mempekerjakan tenaga kerja asing ( IMTA);

ï‚·   membagi tugas kepada para kepala seksisesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan bidang hubungan industrial dan pengawasan tenaga kerjaserta mengupayakan alternatif pemecahannya ;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

Seksi Kelembagaan Hubungan Industrial dan Perselisianmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi kelembagaan hubungan industrian dan perselisihan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan di  seksi kelembagaan hubungan industrian dan perselisihan;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi kelembagaan hubungan industrian dan perselisihan;

ï‚·   melaksanakan pendataan tenaga kerja dan pengusaha melalui kerja sama dengan asosiasi pengusaha indonesia ( APINDO ) dan serikat pekerja seluruh indinesia ( SPSI );

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi kelembagaan hubungan industrian dan perselisihan serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

Seksi Syarat Kerja, Pengupahan dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja   mempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi syarat kerja, pengupahan dan jamsostek berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan operasional seksi syarat kerja, pengupahan dan jamsostek;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi syarat kerja, pengupahan dan jamsostek;

ï‚·   memperluas kesempatan kerja dengan pengupahan tenaga kerja melalui penyerapan tenaga kerja pola padat karya;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengkoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi syarat kerja, pengupahan dan jamsostek serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

Seksi Pembinaan Fasilitasi dan Pengawasan Ketenaga Kerjaanmempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi pembinaan fasilitas dan pengawasan ketenaga kerjaan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatan  operasional seksi pembinaan fasilitas dan pengawasan ketenaga kerjaan

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi pembinaan fasilitas dan pengawasan ketenaga kerjaan;

ï‚·   melaksanakan pembinaan dan pengawasan tenaga kerja asing serta fasilitasi perpanjangan ijin memperkejakan tenaga asing ( IMTA );

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengkoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi pembinaan fasilitasi dan pengawasan keternaga kerjaan serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

Bidang Pelatihan Penempatan, Informasi Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasimempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di bidang pelatihan penempatan, informasi ketenaga kerjaan dan transmigrasi berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   merumuskan program operasional bidang pelatihan penempatan, informasi ketenaga kerjaan dan transmigrasi;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di bidang pelatihan penempatan, informasi ketenaga kerjaan dan transmigrasi;

ï‚·   menyusun program peningkatan keterampilan ketenagakerjaan meliputi pelatihan, kursus dan bimbingan teknis serta penempatan tenaga kerja, informasi pasar kerja melalui media cetak, pamflet, buletin, papan pengumuman dan bursa kerja online;

ï‚·   menyusun program ketransmigrasian meliputi penjajagan lokasi transmigrasi, perjanjian kerjasama, sosialisasi, pendaftaran, seleksi dan registrasi calon transmigrasi sampai pada pemberangkatan;

ï‚·   membagi tugas kepada para kepala seksisesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengkoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan bidang pelatihan penempatan, informasi ketenaga kerjaan dan transmigrasi serta mengupayakan alternatif pemecahannya ;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

Seksi Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerjamempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi pelatihan dan penempatan tenaga kerja berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiatanpelatihan penempatan, informasi ketenagakerjaan dan transmigrasi;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi pelatihan dan penempatan tenaga kerja;

ï‚·   melaksanakan kegiatan peningkatan keterampilan ketenagakerjaan melalui pelatihan, kursus dan bimbingan teknis serta memfasilitasi penempatan tenaga kerja;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

 

 

 

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi pelatihan dan penempatan tenaga kerja serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban.

 

 

Seksi Informasi dan Perluasan Kesempatan Kerjamempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi informasi dan perluasan kesempatan kerja berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   melaksanakan kegiataninformasi dan perluasan kesempatan kerja;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi informasi dan perluasan kesempatan kerja;

ï‚·   memberikan informasi pasar kerja melalui media cetak, pamflet, buletin, papan pengumuman dan bursa kerja online;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi informasi dan perluasan kesempatan kerja serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

Seksi Transmigrasi  mempunyai tugas :

 

ï‚·   menyusun rencana kegiatan tahunan di seksi transmigrasi berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya dan data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   merumuskan sasaran  kegiatan di seksi transmigrasi;

ï‚·   melaksanakan kegiatan ketransmigrasian meliputi penjajagan lokasi transmigrasi, perjanjian kerjasama, sosialisasi, pendaftaran, seleksi dan registrasi calon transmigrasi sampai pada pemberangkatan;

ï‚·   membagi tugas kepada bawahansesuai dengan pedoman kerja  agar tugas-tugas terbagi habis ;

ï‚·   memimpin bawahan dalam menyelenggarakan tugasnya agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

ï‚·   mengoordinir bawahan dalam pelaksanaan tugasnya agar terjalin hubungan kerja yang harmonis;

ï‚·   memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada para bawahan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan yang diharapkan;

ï‚·   menilai hasil kerja bawahan sebagai bahan pengembangan karier ;

ï‚·   menginventarisasi permasalahan seksi transmigrasi serta mengupayakan alternatif pemecahannya;

ï‚·   mengevaluasi kegiatan secara keseluruhan;

ï‚·   melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan atasan;

ï‚·   membuat laporan hasil kegiatan kepada atasan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB  II

PERJANJIAN KINERJA

 

 

A.  RENCANA STRATEJIK.

Rencana Stratejik  (Renstra) merupakan produk dari  perencanaan stratejik. Perencanaan stratejik  adalah  suatu  proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun  dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan kendalayang ada atau mungkin timbul.

Perlu dijelaskan bahwa mulai tahun 2009 Pemerintah Kabupaten Klungkung telah berusaha untuk mengembangkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) seperti diinstruksikan oleh Presiden dengan Inpres 7 tahun 1999 antara lain dengan menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Tahun LAKIP tahun 2014. Tujuan yang ingin dicapai Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Tahun 2014 antara lain:

1)   Meningkatkan prasarana pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial.

2)   Meningkatkan nilai-nilai kepahlawanan.

3)   Penerapan UMK dan perlindungan tenaga kerja melalui Jamsostek.

4)   Mendukung penciptaan iklim kesempatan kerja dan meningkatkan pendidikan ketrampilan bagi penduduk usia produktif.

5)   Meningkatkan pengendalian pertumbuhan dan pemerataan jumlah penduduk.

Sasaran yang telah ditetapkan oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun  2014, sesuai dinamika sosial masayarakat saat ini setiap SKPD dituntut untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal ini kesejahteraan sosial, meliputi pelayanan dan rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial dan penanggulangan kemiskinan, perlindungandan jaminan sosialtermasuk antisipasi terjadinya bencana alam.

Sasaran pembangunanketenagakerjaan diarahkan pada pemberdayaan tenaga kerja, penyelenggaraan pelatihan kejuruan, pengembangan pola padat karya ekonomi produktif, perlindungan tenaga kerja, dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis melalui pembinanan dan pengawasan ketenagakerjaan. Sedangkan sasaran dibidang ketransmigrasian saat ini tuntutan akan lapangan pekerjaan bagi angkatan kerja sangat tinggi sementara ketersediaan lapangan pekerjaan cenderung berkurang, salah satu alternatif yang berkembang di tingkat Desa/Kelurahan adalah animo masyarakat untuk bertransmigrasi. Pada tahun 2014 Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Klungkung telah menetapkan 3(Tiga)sasaran antara lain :

1)       Meningkatnya pelayanan dibidang kesejahteraan sosial.

2)       Meningkatnya pelayanan dibidang ketenagakerjaan.

3)       Meningkatnya pelayanan dibidang ketransmigrasian.

 

Dalam pedoman Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) terdiri dari 4 komponen, yaitu: perencanaan strategis; perencanaan kinerja, pengukuran kinerja dan pelaporan kinerja. Laporan tahunan pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Klungkung disusun dalam format Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2014 ini disusun sehubungan dengan  komponen yang keempat dari Sistem SAKIP, yaitu pelaporan kinerja. LAKIP amat penting artinya sebagai salah satu materi laporan pertanggung jawaban kepada Bupati, di samping juga sebagai media pertanggung jawaban kepada masyarakat pada umumnya, serta informasi yang mengambarkan pencapaian sasaran strategis visi dan misi, efisiensi dan efektivitas tugas pokok dan fungsi.

 

B.  Visi.

Visi yang diartikan sebagai cara pandang jauh kedepan dan atau suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan, agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif, dalam rangka mengemban kepercayaan untuk pelayanan kesejahteraan sosial dan pemberdayaan tenaga kerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Visi tersebut ditetapkan setelah menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, dan menuntut Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk segera mewujudkan kesejahteraan sosial dan pemberdayaan tenaga kerja yang didambakan oleh masyarakat, melalui penanganan masalah kesejahteraan sosial, sedangkan pemberdayaan tenaga kerja dimaknai melalui penyerapan angkatan kerja dalam pasar kerja dan berkurangnya pengangguran, peningkatan keterampilan kejuruan tenaga kerja produktif melalui pelatihan kejuruan, dan adanya perlindungan ketenagakerjaan melalui Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) serta pemberian upah sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Visi yang dirumuskan oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten 2014-2018 yaitu : “ Terwujudnya Kesejahteraan Sosial dan Tenaga Kerja Siap Pakai Untuk Meningkatkan Taraf Hidup “

 

C.   Misi.

Misi merupakan penjabaran daripada Visi,dan jugaberfungsi untuk menjelaskan mengapa  suatu organisasi mesti ada, apa yang harus dilakukannya dan bagaimana melakukannya.  Misiyang diemban oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Klungkung antara lain  :

1)      Meningkatkan harkat dan martabat serta kualitas hidup manusia ;

2)      Mengembangkan prakarsa dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan kesejahteraan sosial sebagai investasi modal sosial ;

3)      Mencegah dan mengendalikan serta mengatasi permasalahan sosial, dampak yang tidak diharapkan dari proses industrialisasi, krisis sosial ekonomi, globalisasi dan arus informasi ;

4)      Mengembangkan sistem informasi sosial dan perlindungan sosial ;

5)      Memperkuat ketahanan sosial melalui upaya memperkecil kesenjangan sosial dengan memberikan perhatian kepada warga masyarakat rentan dan tidak beruntung serta pembinaan semangat kesetiakawanan sosial dan kemitraan ;

6)      Memberdayakan tenaga kerja agar lebih produktif, mempunyai jiwa mandiri dengan semangat wirausaha ;

7)      Menyelenggarakan pembinaan ketenagakerjaan serta mendukung terciptanya peluang dan kesempatan kerja bagi calon tenaga kerja siap pakai ;

8)      Menciptakan hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dengan tenaga kerja dan pemerintah, serta perlindungan tenaga kerja melalui jaminan sosial tenaga kerja ;

9)      Mengembangkan pola Keselamatan Kecelakaan Kerja K3, untuk kenyamanan bekerja dan berusaha ; 

10)   Menyelenggarakan perpindahan penduduk dalam rangka penyebaran penduduk untuk peningkatan taraf hidup.

D.  STRATEGI  UNTUK MENCAPAI  TUJUAN DAN SASARAN.

Strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran dirumuskan dalam bentuk kebijakan, program dan Kegiatan ketenegakerjaan dan kependudukan.

Kebijakan pada dasarnya merupakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh yang berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk-petunjuk dalam pengembangan/pelaksanaan program dan kegiatan.

Pedoman dalam penanganan kesejahteraan sosial mengacu pada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, sedangkan kebijakan yang diterapkan di Kabupaten Klungkung berorientasi pada pemberdayaan kesejahteraan sosial, antara lain rehabilitasi dan perlindungan sosial anak, pelayanan sosial lanjut usia, dan rehabilitasi dan perlindungan sosial penyandang cacat.

Sedangkan kebijakan ketransmigrasian berpedoman pada Undang-undang No 29 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang No 15 Tahun 1997 tentang Ketransmigrasian, penyelenggaraan transmigrasi membuka kesempatan bagi penduduk dari daerah lain dengan cara swakarsa untuk berpindah dan menetap guna meningkatkan kesejahteraannya. Terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi tersebut sekaligus mendorong kemajuan dalam peningkatan kesejahteraan penduduksekitarnya. Melalui transmigrasi, sebagai salah satu bentuk mobilitas penduduk, akan terjadi pertemuan antar budaya kelompok masyarakat sehingga perlu pembinaan.

Program adalah kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk mewujudkan tujuan dan sasaran,untuk mewujudkan tujuan dan sasaran ditetapkanlah program yang dikelompokan dalam beberapa bidang, program yang pertama adalah : bidang kesejahteraan sosial meliputi rehabilitasi sosial, perlindungan sosial, pemberdayaan potensi sumber daya kesejahteraan sosial dan jaminan sosial. Bidang ketenagakerjaan menyangkut pembinaan hubungan industrial, pengawasan ketenagakerjaan, pelatihan kejuruan dan perluasan kesempatan kerja. Sedangkan bidang ketransmigrasian meliputi sosialisasi dan penempatan transmigrasi.

Program kerja yang telah ditetapkan pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Klungkung, tahun 2014adalah sebanyak 9 (Sembilan) buah,yaitu:

i.         Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya.

  • Dibaca: 798 Pengunjung